Panduan Visualisasi Data untuk Pemasar
Diterbitkan: 2019-05-27Data adalah alat utama dalam bidang pemasaran. Dengan menggunakan bagan, grafik, tabel, dan alat komunikasi visual lainnya, Anda dapat lebih memahami di mana harus memfokuskan perhatian Anda dan bagaimana melibatkan konsumen secara efektif.
Posting ini akan memberikan panduan tingkat pemula untuk visualisasi data untuk pemasar. Kami akan menjelaskan tekniknya, menunjukkan cara menerapkannya, dan memberikan beberapa saran untuk membawa data visual ke dalam konten pemasaran Anda.
Mari kita lakukan!
Pengantar Visualisasi Data
Singkatnya, visualisasi data adalah proses menerjemahkan data ke dalam bagan, grafik, atau komponen visual lainnya. Ini membuatnya lebih mudah untuk membaca dan menganalisis data. Pola dan outlier lebih jelas ketika Anda dapat melihatnya dengan jelas, daripada harus mencarinya di spreadsheet atau database.
Secara umum, lebih mudah bagi kita untuk memahami bentuk dan warna daripada menilai daftar angka. Kita dapat membaca dan memahami informasi lebih cepat saat dibagikan menggunakan fitur seperti diagram lingkaran, grafik batang, peta distribusi, diagram Venn, garis waktu, dan banyak lagi:

Visualisasi data berguna untuk beberapa tugas terkait pemasaran yang berbeda. Sebagai permulaan, Anda dan tim pemasaran Anda dapat menggunakannya untuk tujuan Anda sendiri saat melihat data dari Google Analytics, wawasan media sosial, atau kampanye tertentu.
Anda juga dapat menggunakannya sebagai alat pemasaran saat membuat konten untuk kampanye. Berbagi data dengan konsumen dapat membantu menunjukkan masalah umum yang dihadapi oleh audiens target Anda dan bagaimana merek Anda memberikan solusi yang nyaman bagi mereka.
Cara Merender Data Secara Visual untuk Tujuan Pemasaran (Dalam 3 Langkah)
Terlepas dari bagaimana Anda berencana menggunakan visualisasi data dalam strategi pemasaran Anda, proses pembuatan representasi visual dari data Anda kurang lebih sama. Langkah-langkah di bawah ini akan membantu Anda membuat tampilan yang efektif untuk informasi utama Anda.
Langkah 1: Tentukan Metode Terbaik untuk Memvisualisasikan Data Anda
Ketika datang ke visualisasi data, Anda memiliki banyak pilihan. Ada begitu banyak jenis bagan, grafik, diagram, dan metode lain untuk memvisualisasikan data sehingga menentukan mana yang akan digunakan tidak selalu merupakan keputusan yang paling mudah.
Ada beberapa poin yang mungkin ingin Anda pertimbangkan. Pertama, tentukan berapa banyak titik data yang Anda rencanakan untuk disertakan. Jika Anda memiliki banyak titik yang tersebar di rentang tertentu, grafik titik atau plot sebar mungkin lebih efektif daripada mengacaukan diagram lingkaran atau tabel:

Penting juga untuk mengingat apakah Anda perlu membandingkan salah satu titik data Anda satu sama lain. Jika Anda perlu menjelaskan perbedaan antara dua atau lebih bagian data, alat visual seperti diagram pai dan diagram Venn cenderung paling efektif:

Memvisualisasikan data secara efisien juga membantu dan dapat membantu menghemat ruang di situs web, postingan media sosial, atau email pemasaran Anda. Grafik garis, grafik batang, dan tabel semuanya dapat menampilkan beberapa jenis data dalam satu elemen visual, sementara opsi lain hanya dapat menampilkan satu per satu:

Jika waktu atau lokasi penting bagi data Anda, Anda dapat memanfaatkan metode visualisasi data tertentu yang sesuai untuk jenis informasi ini. Garis waktu dan peta distribusi akan menyampaikan data ini dengan paling efektif:

Anda juga dapat melihat opsi yang lebih khusus seperti cloud kata, peta panas, dan diagram alur. Mungkin bermanfaat untuk mencoba beberapa jenis visualisasi data yang berbeda untuk menentukan mana yang terbaik untuk data yang perlu Anda tampilkan.
Langkah 2: Buat Bagan, Grafik, atau Fitur Visual Lainnya
Ketika benar-benar membuat representasi visual dari data Anda, Anda memiliki pilihan besar lainnya untuk dibuat. Ada berbagai macam alat yang dapat Anda gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan. Mana yang terbaik untuk Anda tergantung pada bagaimana Anda ingin menggunakan visualisasi data.
Bagan dan Grafik Sederhana
Solusi paling sederhana dan paling umum untuk membuat bagan dan grafik kemungkinan adalah platform spreadsheet seperti Microsoft Excel atau Google Spreadsheet. Keduanya menawarkan beberapa opsi visualisasi, termasuk grafik batang dan garis, diagram lingkaran, dan plot pencar. Google Spreadsheet juga menyertakan peta dan garis waktu:

Jika Anda sudah memiliki data yang disimpan dalam spreadsheet di salah satu platform ini, ini adalah cara cepat dan mudah untuk membuat visualisasi data. Platform akan menghasilkan bagan atau grafik Anda secara otomatis tanpa mengharuskan Anda memasukkan data sendiri.

Desain Grafis untuk Visualisasi Data
Di sisi lain, jika Anda lebih memilih untuk mengambil pendekatan yang lebih berorientasi pada desain untuk bagan Anda, solusi desain grafis seperti Canva dapat bekerja lebih baik untuk Anda. Canva menyertakan beberapa bagan dan grafik yang telah dibuat sebelumnya yang dapat Anda sesuaikan:

Ini juga termasuk template untuk buletin email, posting media sosial, dan infografis. Yang terakhir ini sangat berguna jika Anda ingin menampilkan beberapa bagan, grafik, atau elemen visual lain yang berbeda di samping satu sama lain:

Canva memungkinkan Anda memasukkan data secara manual, atau menyalin dan menempelkannya dari spreadsheet untuk membuat bagan atau grafik. Keuntungan utama dari ini dibandingkan spreadsheet adalah Anda dapat menata elemen visual Anda agar sesuai dengan kebutuhan situs web, pos media sosial, atau kampanye pemasaran email Anda.
Platform Visualisasi Data
Terakhir, untuk berbagi dan menganalisis data dengan tim Anda, Anda dapat mempertimbangkan platform visualisasi data seperti Tableau:

Solusi ini menciptakan berbagai visual. Itu bahkan akan mengkompilasinya menjadi dasbor interaktif yang berguna untuk navigasi yang mudah. Anda dapat berbagi bagan dan grafik dengan anggota tim Anda, dan dengan cepat mencari informasi yang Anda butuhkan untuk membuat keputusan berdasarkan data terkait kampanye pemasaran Anda berikutnya.
Kelemahannya adalah platform ini terutama ditujukan untuk penggunaan internal. Berbagi data dengan konsumen dengan mengambil beberapa pekerjaan tambahan di pihak Anda untuk membuat grafik yang dapat Anda posting dengan mudah secara online. Meski begitu, untuk keperluan analisis data, alat ini jauh lebih nyaman daripada beralih antar tab spreadsheet.
Langkah 3: Nilai Pola dan Tren dan Rencanakan Kampanye
Setelah data Anda divisualisasikan, Anda dapat mulai menilainya untuk membentuk strategi pemasaran yang lebih efektif. Anda terutama ingin mengawasi pola dan tren, karena ini kemungkinan menunjukkan area di mana Anda dapat memasarkan produk atau layanan merek Anda dengan sukses:

Misalnya, Anda membuat peta distribusi yang merinci di mana sebagian besar konsumen Anda berada. Jika Anda melihat banyak dari mereka di satu atau dua area tertentu, Anda mungkin ingin membuat perubahan untuk lebih menarik bagi demografi ini.
Anda dapat mengubah jadwal distribusi media sosial atau email agar sesuai dengan waktu optimal untuk memposting atau mengirimkan email pemasaran. Selain itu, Anda dapat menjalankan promosi khusus di area ini. Menawarkan pengiriman gratis atau mengoordinasikan diskon musiman bisa sangat efektif.
Ini hanyalah salah satu contoh bagaimana Anda dapat menggunakan data untuk Anda. Dengan memvisualisasikan informasi ini dalam grafik dan bagan, Anda seharusnya dapat lebih mudah menemukan peluang serupa.
Berbagi Data untuk Menghasilkan Minat pada Merek Anda
Sebelumnya dalam posting ini, kami menyebutkan bahwa Anda dapat menggunakan visualisasi data dalam konten pemasaran Anda juga. Karena 90 persen informasi yang diambil otak kita adalah visual, fitur seperti bagan, grafik, peta, dan metode lain untuk menampilkan data dapat membuat konten promosi yang sangat efektif.
Ada beberapa area di mana berbagi data yang divisualisasikan bisa sangat efektif. Pertama, Instagram dan Facebook cocok untuk kampanye visual. Instagram khususnya berpusat di sekitar gambar. Pertimbangkan untuk membuat bagan atau grafik menggunakan Canva dan membagikannya dengan deskripsi singkat.
Anda juga dapat menggunakan visualisasi data dalam kampanye pemasaran email Anda. Karena orang membaca secara berbeda di layar daripada di atas kertas, memecah teks apa pun di email pemasaran Anda dengan gambar atau visual lainnya dapat membantu membuat konsumen lebih terlibat.
Terakhir, jangan lupa tentang blog Anda. Infografis adalah fitur posting blog yang sangat berguna dan dapat menyajikan data dalam jumlah besar dengan cara yang menarik dan mudah dibaca. Anda juga dapat membuatnya dapat dibagikan sehingga pembaca dari blog Anda dapat mempromosikannya di media sosial.
Kesimpulan
Strategi pemasaran berbasis data dapat membantu meningkatkan kesadaran merek dan penjualan untuk bisnis Anda. Informasi yang dikumpulkan dari sumber seperti Google Analytics atau wawasan media sosial memberikan arahan kepada tim pemasaran Anda dan dapat menghasilkan kampanye yang lebih efektif. Memvisualisasikan data Anda terlebih dahulu akan memungkinkan Anda menilainya dengan cepat dan merencanakannya dengan tepat.
Dalam posting ini, kami telah mencatat tiga langkah untuk merender data Anda secara visual untuk tujuan pemasaran:
- Tentukan metode terbaik untuk memvisualisasikan data Anda.
- Buat bagan, grafik, atau fitur visual lainnya.
- Menilai pola dan tren dan merencanakan kampanye.
Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang visualisasi data? Beri tahu kami di bagian komentar di bawah!
Artikel Gambar Thumbnail wan wei / shutterstock.com
Panduan Visualisasi Data untuk Pemasar
